Daerah

Cari Nahkoda Baru, IBI Cabang Konkep Diminta Perkuat Peran Bidan dalam Pembangunan Kesehatan Masyarakat

×

Cari Nahkoda Baru, IBI Cabang Konkep Diminta Perkuat Peran Bidan dalam Pembangunan Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati dan Wakil Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak ST dan Muhamad Farid SE saat berswafoto dengan beberapa Kepala OPD dan Peserta Muscab IBI Konkep di Aaula Kantor Bupati Konkep, Rabu (11/2/2026) --- Foto : EKI

Langara, Umbaran.id – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) memasuki fase mencari nahkoda baru melalui Musyawarah Cabang (Muscab) IBI Konkep ke-III setelah kepengurusan periode sebelumnya resmi dinyatakan demisioner.

Muscab IBI Konkep ke tiga itu dihelat dan dibuka secara resmi oleh Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak ST di Aula Kantor Bupati Konkep, Rabu (11/2/2026).

Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab dan menegaskan pentingnya momentum tersebut bagi penguatan peran bidan di Kabupaten Konawe Kepulauan.

“Muscab bukan hanya sekadar forum memilih pengurus dan menyusun program kerja, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran bidan dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Pulau Wawonii,” ujarnya.

Kata ia, tema yang diusung pada Muscab IBI Konkep ke III kali ini, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak.

“Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah daerah yakni satu bidan satu perawat dalam satu desa yang telah dicanangkan beberapa waktu yang lalu, dan akan dievaluasi pelaksanaannya,” sentilnya.

Menurutnya, bidan memiliki peran sangat vital sebagai garda terdepan yang mendampingi perempuan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga tumbuh kembang anak. Karena itu, upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi sangat bergantung pada profesionalisme dan dedikasi para bidan.

Olehnya karenanya, Pemkab Konkep berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan melalui peningkatan kompetensi, kolaborasi lintas sektor hingga pemerataan layanan kesehatan yang berkeadilan.

“Perkuat sinergisitas dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk melahirkan generasi Konawe Kepulauan yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju generasi emas 2045,” pintanya.

Di tempat yang sama, Ketua IBI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Misnawati Tombili mengatakan bahwa, tantangan dunia kebidanan di daerah kepulauan seperti Konkep, sangat kompleks, mulai dari akses geografis, keterbatasan tenaga kesehatan, sumber daya manusia hingga sarana prasarana yang belum merata.

Untuk menjawab tantangan tersebut kata ia, perlu adanya dukungan kuat dari pemerintah daerah dalam menunjang kontribusi bidan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat mendukung peningkatan profesionalisme para bidan melalui pendidikan, pelatihan berkelanjutan, maupun penyediaan sarana prasarana yang memadai,” tandasnya. (Eki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *