Daerah

Kenang Masa Kecil di Pulau Wawonii, Gubernur Sultra Komitmen Tunaikan Janjinya

×

Kenang Masa Kecil di Pulau Wawonii, Gubernur Sultra Komitmen Tunaikan Janjinya

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra Andi Sumagerukka yang di dampingi Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak, Wakil Bupati Muhamad Farid, Sekda H Cecep Trisnajayadi, dan Kepala Bappeda Konkep Safiudin Alibas saat sedang memukul gong tanda dimulainya kegiatan Wawonii Wonderful usai upacara HUT Konkep di pelataran TPI Langara, Minggu (12/4/2026). ---- Foto : Eki

Langara, umbaran.id – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengenang kedekatan emosionalnya dengan masyarakat Pulau Wawonii, hal itu diungkapkannya saat bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) di pelataran TPI Langara, Minggu (12/4).

Dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa dirinya pernah tinggal di Pulau Wawonii pada tahun 1968 hingga 1971, saat orang tuanya menjabat sebagai camat. Pengalaman tersebut menjadi kenangan yang tak terlupakan, terutama atas kebaikan masyarakat Wawonii yang telah membantu dirinya dan keluarga.

“Sebagai bentuk balas budi, saya berkomitmen untuk menuntaskan janji-janji politik saya dan memberikan bantuan sesuai kewenangan yang saya miliki untuk masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan,” janjinya di hadapan peserta upacara.

Di kesempatan itu pula, ia menilai usia yang ke-13 tahun, Konkep masih tergolong daerah otonom yang muda. Meski demikian, sejak dimekarkan pada 2013, daerah ini dinilai telah menunjukkan berbagai kemajuan yang signifikan.

“Dengan berbagai potensi yang dimiliki, kita berharap Kabupaten Konawe Kepulauan terus bergerak menghadirkan kesejahteraan dan kenyamanan bagi masyarakatnya, serta bagi masyarakat Sulawesi Tenggara secara umum,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak boleh sekadar seremonial tahunan, melainkan harus dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, selama 13 tahun terakhir, Konkep telah mencatat berbagai capaian penting di tengah dinamika politik dan pemerintahan. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti kemiskinan, ancaman krisis energi, dampak ketidakpastian ekonomi global, pencemaran lingkungan, potensi bencana, hingga peningkatan profesionalisme aparatur.

“Pemerintah daerah dituntut untuk terus menjaga kebersamaan dan harmoni dalam keberagaman, serta mengedepankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal dalam pembangunan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan potensi daerah secara bijak dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, serta konsistensi dalam mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan.

Eks Danrem 143 Halu Oleo itu, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konkep, DPRD, instansi vertikal, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, media, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Andi Sumagerukka juga memberikan penghargaan kepada para pemimpin daerah, baik yang sedang menjabat maupun yang telah purna tugas, atas kontribusi dan fondasi pembangunan yang telah diletakkan, karena itu ia mengajak seluruh komponen pembangunan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan Konkep yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

“Selamat ulang tahun ke-13 Kabupaten Konawe Kepulauan. Semoga pembangunan daerah ini terus meningkat dan semakin baik ke depan,” tandasnya. (Eki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *