Hukum & Kriminal

Safari Kamtibmas Wakapolres Konkep Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Taat Berlalu Lintas

×

Safari Kamtibmas Wakapolres Konkep Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Taat Berlalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan Safari Kamtibmas di Kantor Bupati Konkep, Rabu (28/10/2026) ---- Foto : Eki

Langara, umbaran.id – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus berupaya maksimal memerangi penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obat Terlarang (Narkoba) maupun zat adiktif lainnya. Upaya memerangi barang haram tersebut dikemas dalam sosialisasi yang bertajuk Safari Kamtibmas yang di laksanakan di Kantor Bupati Konkep, Rabu (28/10/2026).

Wakapolres Konkep, Kompol Wahyuni Sulistiono, S.Sos, diawal kegiatan mengajak masyarakat memperkuat pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian bersama, terutama jika melibatkan anak-anak dan kalangan pelajar,” jelasnya.

Saat ini, kata ia, pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap sejumlah anak yang terindikasi terlibat dalam perilaku berisiko. Langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan orang tua agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam persoalan yang lebih serius.

“Beberapa orang telah kami dirujuk ke Badan Narkotika Nasional di Kendari untuk menjalani rehabilitasi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Kompol Sulistiono, personil Polres Konkep juga menyoroti perilaku beresiko di kalangan pelajar, termasuk penggunaan lem dan kebiasaan merokok. Meski demikian pengawasan keluarga dan lingkungan sangat penting untuk melindungi anak-anak sebagai penerus bangsa.

“Kita juga berharap para orang tua agar meningkatkan perhatian terhadap pergaulan anak, sekaligus membangun komunikasi yang baik sehingga potensi penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang dapat dicegah sejak dini,” pintanya.

Di kesempatan itu, ia juga membahas bidang lalu lintas. Katanya, personel Polres Konkep telah turun langsung ke lapangan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas, menekankan pentingnya penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor serta kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas lainnya.

“Terlebih Konkep ini merupakan daerah yang terus berkembang dan membutuhkan budaya berlalu lintas yang tertib. Sejak tanggal 26 Oktober 2026 ini kami melaksanakan Operasi Anoa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” bebernya.

Eks Kapolsek Wawonii itu juga menjelaskan bahwa kegiatan Safari Kamtibmas merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi dalam menyampaikan berbagai keluhan dan persoalan keamanan di lingkungan masing-masing.

Kata ia, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program yang sebelumnya yang dikenal dengan nama Jumat Curhat. Seiring pergantian kepemimpinan dan perkembangan program, Jum’at curhat diubah menjadi Safari Kamtibmas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga tidak ada sekat antara kepolisian dan masyarakat. Jika ada keluhan, kami tampung dan mencari solusi bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Ir. H. Cecep Trisnajayadi, MM, mengajak para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memanfaatkan kesempatan berdialog dengan jajaran Polres Konkep guna menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini belum mendapatkan jawaban.

Menurutnya, keberadaan Polres Konkep yang relatif baru terbentuk menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian, khususnya dalam menyikapi berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia mencontohkan, persoalan lalu lintas yang selama ini masih membutuhkan perhatian, terutama terkait penggunaan kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan, seperti pengendara yang tidak menggunakan helm.

Menurutnya, selama ini masyarakat cenderung bebas menggunakan kendaraan tanpa menggunakan helm, padahal itu merupakan pelanggaran. Karena itu, kami berharap melalui dialog ini, teman-teman dari Polres Konkep dapat memberikan penjelasan dan masukan kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

“Kami berharap para pimpinan OPD dapat menyampaikan berbagai hal yang selama ini menjadi pertanyaan atau kendala, sehingga jajaran Polres Konkep dapat memberikan penjelasan sekaligus masukan yang nantinya bisa diteruskan kepada masyarakat,” singkatnya. (Eki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *