Langara, Umbaran.id – Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) kembali melaksanakan Safari Ramadhan di Desa Lapulu Kecamatan Wawonii Timur, Selasa (24/2/2026). Masjid yang dikunjungi kali ini adalah masjid Al-Ismail yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
Pada Tauziah Safari Ramadhan itu, Wakil Bupati Muhamad Farid menyampaikan rasa syukur atas kesempatan kembali dipertemukan dengan bulan suci ramadhan, mengigat bahwa tidak semua umat Islam dapat menikmati berkah ramadhan tahun ini.
“Ramadhan adalah bulan di mana seluruh amal dilipatgandakan pahalanya. Ini kesempatan baik bagi kita untuk memperbanyak ibadah sebagai bekal menghadapi hari akhir kelak,” jelasnya mengingatkan.
Ia juga mengutarakan bahwa, Sasaran Safari Ramadhan tahun ini adalah masjid-masjid yang sementara dalam proses pembangunan karena itu merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap fasilitas keagamaan di Pulau Wawonii.
“Dukungan ini sejalan dengan program strategis daerah yakni Wawonii Beribadah, yang menempatkan pembangunan dan pemakmuran rumah ibadah sebagai prioritas,” katanya.
Di kesempatan itu ia memberikan apresiasi kepada panitia pembangunan Masjid Al-Ismail yang dinilai telah berikhtiar maksimal dalam mewujudkan rumah ibadah tersebut. Menurutnya, tekad masyarakat membangun masjid adalah bentuk nyata kecintaan kepada rumah Allah.
Eks Anggota DPRD Konkep tiga periode itu mengutip sabda Rasulullah Muhammad SAW tentang keutamaan membangun masjid, “Man bana masjidan lillahi, banallahu lahu baitan fil jannah,” artinya, barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga. Hadis tersebut, katanya, menjadi motivasi besar bagi umat Islam untuk terus berperan aktif dalam pembangunan masjid di tiap-tiap desa dan Kecamatan.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyinggung sejarah penting dalam perjalanan Islam. Ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah, bangunan pertama yang didirikan adalah Masjid Quba. Masjid tersebut bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat pembinaan umat yang berfungsi sebagai tempat musyawarah, pendidikan, bahkan pengaturan strategi sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurut politisi Golkar itu, konsep masjid sebagai pusat kehidupan umat inilah yang ingin dihidupkan kembali melalui pembangunan masjid di berbagai wilayah di Konkep, karena itu, Pemerintah berharap masjid tidak hanya menjadi tempat shalat, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda, penyelenggaraan kegiatan keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
“Safari Ramadhan tahun ini menjadi pengingat bahwa membangun masjid bukan hanya pekerjaan fisik, tetapi juga bentuk ibadah dan investasi akhirat. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan, agar masjid-masjid di Konawe Kepulauan dapat berdiri kokoh dan berfungsi optimal bagi kemaslahatan Masyarakat,” tandasnya. (Eki)












