Daerah

Merawat Kelestarian Permainan Tradisional Wawonii

×

Merawat Kelestarian Permainan Tradisional Wawonii

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Konkep Mumamad Farid, Ketua DPRD Konkep Ishak, Ketua Panitia Wonderful Wawonii Safiudin Alibas saat sedang memainkan permainan tradisional Wawonii "Mepasi" yang disaksikan oleh Ketua TP-PKK Ucha Nidya Ramadhani dan Wakil Ketua TP-PKK Juliatin di panggung kesenian Konkep, Jum'at (15/5/2026) --- Foto : Eki

Langara, umbaran.id – Rangkaian kegiatan Wonderful Wawonii resmi dihelat di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat yakni perlombaan permainan tradisional khas Wawonii bertajuk “Mepasi” yang digelar sebagai upaya melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan era modern.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Konkep, Ucha Nidya Ramadhani, dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga dan merawat permainan tradisional agar tidak hilang ditelan zaman.

Menurutnya, permainan tradisional bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari permainan tradisional masyarakat Wawonii. Di era digital saat ini, banyak permainan tradisional mulai ditinggalkan karena anak-anak lebih akrab dengan gawai dan permainan modern.

“Permainan tradisional seperti mepasi memiliki nilai kebersamaan, sportivitas, dan mempererat hubungan sosial masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan agar generasi muda tetap mengenal budaya daerahnya sendiri,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan kegiatan Wonderful Wawonii, Ucha berharap masyarakat tidak hanya menikmati hiburan semata, tetapi juga semakin mencintai budaya lokal serta turut menjaga warisan leluhur yang menjadi ciri khas Pulau Wawonii.

“Kegiatan permainan tradisional ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan dalam mendukung pelestarian budaya daerah sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya di Pulau Wawonii,” tandasnya. (Eki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *